Jumat, 10 Februari 2012

Kertas Undian untuk Pak Anang


Kamis, 9 Februari 2012. Hari itu rasanya singkat banget, karna banyak sekali hal yang unik dan jarang banget terjadi pada hari-hari sebelumnya. Kalo bisa, hari itu di perpanjang dikit lagiii....
Sebenarnya, hari itu adalah hari terakhir kuliah di semester ini, makanya banyak hal yang seru. Mulai dari pengumuman lomba nasyid, awalnya ikut lomba dengan modal semangat dan niat aja, jujur sih kita semua msih agak kacau. Hehehe #namanya juga amatiran. Dan ternyata HOREEE... kita juara 2, rasanya gak sia sia latihannya. Tapi masalahnya, kita juara 2 dari 2 peserta. Tapi yaaa gak ap lah. Dan juga aku juara 3 lomba cepat tepat, kalo ini baru... juara 3 dari 7 peserta, ya msih ada perjuangan dikit lah.. ikut lomba ini juga insidental alias mendadak dan tiba tiba. Gak ada persiapan dan latihan dulu, tapi ujuk-ujuk menang juga.
Lanjut,,,,, hari itu juga kuliah terakhir Pengantar Ekonomi, kesannya seru, asik, dan berkesan. Gimana gak..??? baru kali itu aku ngliat dosen baca puisi di depan mahasiswanya. Siapa lagi kalo bukan Pak Anang. Sumpah,,, ni dosen seru abis, selalu identik dengan kata-katanya “yahh, 800 ribu buat apa”, atau “maklum lah, 800 ribu”, pokoknya selalu 800 ribu yang di sebut. Yaa ini karna uang ID kita 800 ribu, katanya sih biar klian terbiasa dengan kata-kata itu. Ni dosen dekat banget sama anak kelas 1a, dengan banyak ciri khasnya yang selalu bikin anak-anak ketawa. Kayaknya ni bapak gak pernah kehabisan bahan untuk ngelucu. Heheheee. Banyak banget lelucon yang di buat sama bapak ini, pokoknya TOP lah...
Pak Anang juga ngajakin jalan-jalan, tapi Cuma 3 orang terpilih aja. Sebenarnya pengen sekelas aja skalian, kan biar seru.
Hampir lupa, pak anang juga bijak loh...
Pak Anang ada cerita motifasi tentang hidup yang di analogikan dengan “kelapa”. Awalnya gak kepikiran apa hubungannya kelapa sama kehidupan ya..???
Ceritanya gini “ kelapa itu butuh proses yang panjang untuk dapat bermanfaat dan di dapatkan sari alias santannya. Pertama, saat diambil dari pohon buah itu di petik tapi di jatuhkan ke tanah. Lanjut, serabutnya di buka secara paksa dan keras. Lalu, batok kelapanya di belah. Kemudian daging buah kelapanya di parut. Terakhir di peras sekuat-kuatnya.” Kata pak anang, begitu lah kita. Kalo kita ingin jadi orang yang bermanfaat untuk orang lain, maka prosesnya tidak lah mudah, awalnya memang sakit tapi indah pada waktunya.
Kata-kata bijak Pak Anang : Jangan pernah merasa diri kita itu sendiri, karena ada orang di samping kita untuk membantu. Dan kalau memang tidak ada, kita masih punya Tuhan untuk mengadu dan curhat di saat kita Galau.


Terakhir, yang tak pernah di lupakan adalah..... Foto-foto.
kata pak anang, "pokoknya yang paling ganteng di foto ini, ya saya"

0 komentar:

Posting Komentar